
TARAKAN – Semangat membangun generasi yang gemar membaca dan berwawasan luas terus tumbuh di lingkungan SD Muhammadiyah 2 Tarakan. Melalui Gerakan Literasi Pencerahan Muhammadiyah, enam Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Aisyiyah Kalimantan Utara menjalin kerja sama dengan SD Muhammadiyah 2 Tarakan untuk menghidupkan dan memperkaya koleksi Perpustakaan Miftahul Ilmi.
Kegiatan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) tersebut dilaksanakan pada Jumat, 6 November 2026, bertempat di Perpustakaan Miftahul Ilmi SD Muhammadiyah 2 Tarakan. Melalui kerja sama ini, sebanyak 400 buku dipinjamkan untuk menambah bahan bacaan dan memperluas kesempatan peserta didik dalam mengakses berbagai sumber pengetahuan.
Enam TBM yang terlibat dalam gerakan literasi ini adalah TBM Sang Pencerah, TBM Al-Khawarizmi, TBM Ceria, TBM Flamboyan Smart, TBM Amaliah, dan TBM Cendekia. Kolaborasi ini menjadi wujud nyata kepedulian bersama dalam mendukung tumbuhnya budaya membaca, khususnya di lingkungan pendidikan.

Kehadiran ratusan buku tersebut diharapkan mampu menjadikan Perpustakaan Miftahul Ilmi semakin hidup, menarik, dan menyenangkan sebagai ruang belajar bagi peserta didik. Anak-anak tidak hanya memperoleh tambahan bahan bacaan, tetapi juga kesempatan untuk mengenal lebih banyak pengetahuan, mengembangkan imajinasi, memperkaya kosakata, serta menumbuhkan rasa ingin tahu.
Kerja sama ini menggunakan sistem pinjam pakai, sehingga buku-buku yang disediakan tetap menjadi milik TBM dan dapat dimanfaatkan oleh sekolah sebagai sumber bacaan. Koleksi buku direncanakan akan diperbarui atau ditukar secara berkala setiap tahun sesuai kesepakatan bersama. Dengan demikian, peserta didik berkesempatan menikmati bahan bacaan yang lebih beragam dari waktu ke waktu.
Gerakan ini juga menjadi bukti bahwa membangun budaya literasi bukan hanya tanggung jawab sekolah, melainkan membutuhkan dukungan dan kolaborasi berbagai pihak. Sinergi antara TBM Aisyiyah dan SD Muhammadiyah 2 Tarakan diharapkan dapat memperkuat gerakan mencerdaskan kehidupan bangsa melalui kegiatan membaca dan berbagi pengetahuan.
Bagi SD Muhammadiyah 2 Tarakan, perpustakaan bukan sekadar tempat menyimpan buku, tetapi merupakan ruang tumbuhnya ide, imajinasi, karakter, dan cita-cita. Setiap buku yang dibaca dapat membuka jendela pengetahuan baru bagi anak-anak.
Melalui Gerakan Literasi Pencerahan Muhammadiyah ini, SD Muhammadiyah 2 Tarakan berharap semangat membaca semakin tumbuh dalam keseharian peserta didik. Sebab, generasi yang hebat tidak hanya dibentuk melalui pembelajaran di kelas, tetapi juga melalui kebiasaan membaca, berpikir, dan terus belajar.
400 buku mungkin terlihat sederhana, tetapi dari setiap halaman yang dibaca dapat tumbuh ribuan inspirasi dan masa depan yang lebih cerah.
Bersama menghidupkan perpustakaan, bersama menyalakan pencerahan, dan bersama membangun generasi gemar membaca.
SD Muhammadiyah 2 Tarakan
ANAK MANIS – Anugerah Allah yang Kreatif, Mandiri, dan Islami.




