Tarakan, 19 Juli 2026 – Dalam upaya mendukung transformasi digital Persyarikatan Muhammadiyah, Kepala SD Muhammadiyah 2 Tarakan mengikuti kegiatan Training of Trainer (TOT) Agen dan Verifikator SATU MU Se-Kalimantan Utara yang diselenggarakan selama dua hari, Sabtu–Ahad, 18–19 Juli 2026, bertempat di Lingkungan Perguruan Muhammadiyah Ladang, Kota Tarakan.

Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan amal usaha, pimpinan Muhammadiyah, serta para peserta yang ditugaskan menjadi agen dan verifikator SATU MU dari berbagai daerah di Kalimantan Utara. Pelatihan bertujuan untuk membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan dalam mengelola data digital Muhammadiyah secara akurat, terpadu, dan berkelanjutan.

SATU MU merupakan platform digital terpadu yang dikembangkan untuk mendukung tata kelola Persyarikatan Muhammadiyah melalui pembangunan Satu Data Muhammadiyah. Platform ini mengintegrasikan berbagai layanan, mulai dari data keanggotaan, data organisasi, pengelolaan iuran, hingga berbagai layanan digital lainnya dalam satu sistem yang terhubung.

Pelaksanaan TOT SatuMu Se-Kalimantan Utara

Selama pelatihan, peserta mendapatkan materi mengenai pengenalan sistem SATU MU, mekanisme pendataan dan verifikasi data, pengelolaan akun, standar validasi data, serta praktik langsung penggunaan aplikasi. Para peserta juga berdiskusi mengenai strategi percepatan pendataan warga Muhammadiyah agar tercipta basis data yang valid, mutakhir, dan dapat dimanfaatkan dalam pengambilan kebijakan organisasi.

Keikutsertaan Kepala SD Muhammadiyah 2 Tarakan dalam kegiatan ini merupakan bentuk komitmen sekolah untuk mendukung program digitalisasi Persyarikatan Muhammadiyah. Sebagai bagian dari Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), sekolah memiliki peran penting dalam memastikan data kelembagaan maupun data warga Muhammadiyah tersaji secara lengkap dan akurat melalui sistem SATU MU.

Melalui pelatihan ini, diharapkan para agen dan verifikator mampu menjadi penggerak di wilayah masing-masing dalam melakukan pendampingan, verifikasi, serta pembaruan data secara berkesinambungan. Dengan terbangunnya Satu Data Muhammadiyah, proses pelayanan organisasi akan semakin efektif, transparan, dan terintegrasi sehingga mampu mendukung kemajuan Persyarikatan di era digital.

Kegiatan TOT ditutup dengan komitmen bersama seluruh peserta untuk mengimplementasikan hasil pelatihan di lingkungan masing-masing. SD Muhammadiyah 2 Tarakan siap berkontribusi dalam menyukseskan Gerbang Layanan Digital Persyarikatan Muhammadiyah melalui pemanfaatan platform SATU MU, sebagai wujud nyata mendukung Muhammadiyah yang modern, adaptif, dan berbasis data.