
TARAKAN – Dalam upaya memperkuat nilai-nilai keislaman serta mempererat ukhuwah di lingkungan sekolah, GTK (Guru dan Tenaga Kependidikan) SD Muhammadiyah 2 Tarakan menyelenggarakan kegiatan Pengajian Rutin GTK pada Jumat, 23 Oktober 2026, pukul 14.00 WITA hingga selesai, bertempat di kediaman Ibu Hesti Sariyanti, selaku Bendahara Sekolah.
Pengajian kali ini mengangkat tema “Membersihkan Hati dari Dendam Membuat Hidup Tenang”, dengan menghadirkan Ust. Luthfi Anis Muadzin, S.Pd., M.Pd., Dai Korps Mubaligh Muhammadiyah Tarakan, sebagai penceramah.
Tema tersebut mengajak seluruh guru dan tenaga kependidikan untuk menyadari pentingnya menjaga kebersihan hati dalam menjalani kehidupan, baik di lingkungan keluarga, masyarakat, maupun tempat kerja. Dendam, rasa iri, dan sakit hati yang terus dipendam dapat menjadi beban batin yang mengganggu ketenangan diri serta memengaruhi hubungan dengan orang lain.

Melalui tausiah yang disampaikan, peserta diajak untuk belajar memaafkan, mengendalikan emosi, memperbaiki hubungan, serta tidak membiarkan kesalahan orang lain menjadi alasan untuk terus menyimpan kebencian. Memaafkan bukan berarti membenarkan kesalahan, melainkan memilih untuk melepaskan beban hati dan memberikan ruang bagi diri sendiri untuk hidup lebih tenang.
Bagi seorang pendidik, pesan ini memiliki makna yang sangat penting. Guru tidak hanya bertugas menyampaikan ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi teladan dalam sikap, tutur kata, dan perilaku. Hati yang lapang, kesabaran, serta kemampuan menyelesaikan perbedaan dengan bijaksana merupakan bagian dari nilai-nilai yang perlu ditanamkan dalam kehidupan sehari-hari di sekolah.
Kegiatan pengajian rutin ini juga menjadi kesempatan bagi GTK SD Muhammadiyah 2 Tarakan untuk mempererat silaturahmi, saling menguatkan, dan membangun suasana kerja yang lebih harmonis. Dengan hati yang bersih dan hubungan yang baik, diharapkan seluruh GTK dapat menjalankan amanah pendidikan dengan lebih ikhlas, tenang, dan penuh tanggung jawab.

Melalui kegiatan ini, SD Muhammadiyah 2 Tarakan berharap nilai-nilai Islam tidak hanya dipahami sebagai ilmu, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan nyata. Sebab, ketenangan hidup tidak selalu datang dari keadaan yang sempurna, melainkan dari hati yang mampu menerima, memaafkan, dan senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Bersihkan hati, lepaskan dendam, eratkan silaturahmi, dan hadirkan ketenangan dalam setiap langkah. Semoga pengajian rutin ini menjadi sarana untuk memperkuat iman, memperindah akhlak, serta menumbuhkan semangat kebersamaan bagi seluruh keluarga besar SD Muhammadiyah 2 Tarakan.
SD Muhammadiyah 2 Tarakan — “Anak Manis”: Anugerah Allah yang Kreatif, Mandiri, dan Islami.




